
ESSAYONLINEAN.COM – Kiper Persib Bandung, Kevin Ray Mendoza, tetap percaya bahwa Maung Bandung memiliki peluang untuk lolos ke babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL 2) 2024-2025, meski saat ini timnya berada di dasar klasemen Grup F. Keyakinan Mendoza menunjukkan semangat tim yang tetap menyala meski menghadapi situasi sulit.
Perjuangan Berat di Grup F
Persib Bandung tergabung di Grup F bersama Port FC (Thailand), Lion City Sailors (Singapura), dan Zhejiang FC (China). Setelah melakoni lima pertandingan, Maung Bandung mengoleksi lima poin dari satu kemenangan, dua hasil imbang, dan dua kekalahan.
Klasemen sementara Grup F dipimpin oleh Port FC dengan 10 poin, diikuti Lion City Sailors (7 poin), dan Zhejiang FC (6 poin). Meski berada di peringkat terbawah, Kevin Mendoza yakin Persib masih memiliki peluang untuk mengejar ketertinggalan.
“Kami tahu situasinya sulit, tetapi kami masih memiliki peluang untuk lolos. Kami harus fokus pada pertandingan terakhir dan memberikan yang terbaik,” ujar Mendoza dalam wawancara usai sesi latihan.
Fokus pada Pertandingan Terakhir
Persib Bandung akan melakoni laga terakhir fase grup melawan Zhejiang FC di Stadion Si Jalak Harupat. Kemenangan di laga ini menjadi harga mati bagi Maung Bandung untuk menjaga peluang lolos ke babak 16 besar. Namun, nasib Persib juga bergantung pada hasil pertandingan lain di grup ini.
Selain harus menang, Persib berharap Port FC mampu mengalahkan Lion City Sailors. Hasil tersebut akan membuka peluang bagi Maung Bandung untuk merebut posisi runner-up dan melangkah ke babak berikutnya.
“Kami tidak hanya fokus pada tim lawan, tetapi juga pada performa kami sendiri. Kami harus bermain dengan semangat dan determinasi tinggi,” tambah Mendoza.
Kepercayaan pada Kualitas Tim
Meski berada di posisi sulit, Kevin Mendoza percaya bahwa Persib memiliki kualitas untuk bersaing di level Asia. Kehadiran pemain-pemain seperti Marc Klok, David da Silva, dan Ciro Alves diharapkan mampu menjadi pembeda dalam laga penentuan ini.
Pelatih Bojan Hodak juga terus memberikan motivasi kepada para pemain agar tetap percaya diri menghadapi tekanan besar di laga terakhir. “Kami harus bermain sebagai tim, saling mendukung, dan memanfaatkan setiap peluang yang ada,” ujar Hodak dalam sesi konferensi pers.
Tantangan Mental dan Fisik
Selain menghadapi lawan berat, Persib juga harus mengatasi kelelahan akibat jadwal padat kompetisi domestik dan internasional. Namun, Mendoza menegaskan bahwa mental para pemain tetap kuat.
“Ini bukan hanya tentang fisik, tetapi juga mental. Kami harus percaya bahwa kami bisa melakukannya dan bekerja keras di lapangan,” tegas kiper berdarah Filipina-Denmark tersebut.
Kesimpulan
Meski berada di dasar klasemen Grup F, semangat juang Persib Bandung belum padam. Pertandingan terakhir melawan Zhejiang FC akan menjadi ujian besar bagi Maung Bandung untuk membuktikan kemampuan mereka di panggung Asia.
Akankah Persib berhasil mengamankan tiket ke babak 16 besar ACL 2? Kita nantikan perjuangan mereka di laga penentuan.