JAKARTA, ESSAYONLINEAN.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jakarta secara resmi menetapkan Pramono Anung dan Rano Karno sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta terpilih untuk periode 2025-2030. Penetapan tersebut dilakukan dalam Sidang Paripurna yang berlangsung di Gedung DPRD Jakarta pada Selasa (14/1/2025).
Sidang Paripurna dipimpin langsung oleh Khoirudin, Ketua DPRD Jakarta. Dalam kesempatan itu, Khoirudin membacakan hasil rekapitulasi suara Pilkada DKI Jakarta 2025, yang menunjukkan bahwa pasangan Pramono Anung-Rano Karno berhasil unggul dengan raihan suara 50,07 persen atau sebanyak 2.183.239 suara.
BACA JUGA : pmi asal purworejo meninggal dunia di malaysia diduga akibat jatuh dari ketinggian
Hasil Rekapitulasi dan Kemenangan Tipis
Berdasarkan data yang dirilis oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jakarta, selisih perolehan suara pasangan Pramono-Rano dengan pesaing terdekatnya, Yusril Ihza Mahendra dan Veronica Tan, sangat tipis. Pasangan Yusril-Veronica hanya memperoleh 49,93 persen suara atau sekitar 2.177.845 suara.
“Dengan hasil ini, kami menetapkan pasangan Pramono Anung dan Rano Karno sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih untuk masa jabatan 2025-2030,” ujar Khoirudin saat menutup sidang.
Pernyataan Pramono Anung
Dalam pidatonya usai penetapan, Pramono Anung menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Jakarta yang telah memberikan kepercayaan kepada dirinya dan Rano Karno. Ia berjanji untuk menjalankan amanah tersebut dengan sebaik-baiknya.
“Kami menyadari bahwa amanah ini adalah tanggung jawab besar. Jakarta sebagai ibu kota negara menghadapi tantangan yang kompleks. Kami berkomitmen untuk fokus pada transportasi, penanganan banjir, dan perbaikan layanan publik, sesuai visi kami selama kampanye,” ujar Pramono.
Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi dengan berbagai pihak untuk menciptakan Jakarta yang lebih baik.
Rano Karno Soroti Peningkatan Kesejahteraan Sosial
Sementara itu, Rano Karno, yang dikenal sebagai aktor senior sebelum terjun ke dunia politik, menyoroti pentingnya peningkatan kesejahteraan sosial bagi masyarakat Jakarta, khususnya di wilayah pinggiran.
“Kami ingin Jakarta menjadi kota yang ramah untuk semua, dari Sabang sampai Merauke. Kami akan memastikan bahwa program-program kesejahteraan sosial benar-benar menjangkau masyarakat yang membutuhkan,” ujar Rano.
Tantangan dan Harapan untuk Jakarta
Meskipun berhasil memenangkan Pilkada, Pramono Anung dan Rano Karno menghadapi sejumlah tantangan besar. Penanganan banjir, kemacetan lalu lintas, dan isu perumahan terjangkau menjadi tiga masalah utama yang diharapkan dapat segera diatasi.
Pengamat politik dari Universitas Indonesia, Adi Prayitno, menilai pasangan ini perlu menunjukkan langkah konkret sejak awal masa jabatan mereka. “Rakyat Jakarta punya ekspektasi tinggi. Kecepatan dan keberhasilan mereka dalam menangani isu krusial akan menjadi tolok ukur utama,” kata Adi.
Proses Pelantikan
Pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih dijadwalkan akan dilaksanakan pada 15 Februari 2025 di Istana Negara. Presiden Prabowo Subianto akan melantik langsung pasangan Pramono Anung dan Rano Karno sebagai pemimpin baru Jakarta.