DEPOK, ESSAYONLINEAN.COM – Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di Jalan Curug Agung, Krukut, Depok, yang berada dekat tikungan kolong Tol Serpong-Cinere, akhirnya kembali menyala setelah hampir setahun mati. PJU tersebut sebelumnya tidak berfungsi sejak Januari 2024, menimbulkan keluhan dari warga dan pengguna jalan yang melintas di area tersebut.
BACA JUGA : kejati-jakarta-sita-rp-1-miliar-dalam-penggeledahan-terkait-dugaan-korupsi-rp-150-miliar/
Kondisi Jalan Sebelum PJU Diperbaiki
Selama hampir satu tahun, jalan Curug Agung menjadi area yang gelap gulita di malam hari, terutama di tikungan kolong tol yang dikenal rawan kecelakaan. Warga sekitar mengaku kesulitan melintasi jalan tersebut karena minimnya jarak pandang.
“Saya dari awal Januari 2024 mulai kerja di bengkel juga sudah selalu mati lampunya. Jadi kalau pulang malam itu ngeri, apalagi kalau hujan,” ujar Qibil (25), seorang pekerja bengkel di dekat lokasi, pada Rabu (18/12/2024).
Selain Qibil, banyak warga yang juga mengungkapkan keresahan akibat matinya lampu PJU tersebut. Kondisi jalan yang gelap tidak hanya membahayakan pengendara, tetapi juga memicu kekhawatiran akan tindak kriminal.
“Kalau lewat sini malam hari harus ekstra hati-hati. Selain jalannya gelap, tikungan di bawah tol itu cukup tajam,” kata Rohman (32), pengendara motor yang sering melintas di kawasan tersebut.
BACA JUGA : lima-siswa-dikeluarkan-dari-sman-70-jakarta-akibat-kasus-bullying/
Perbaikan oleh Pemerintah Kota Depok
Setelah mendapatkan banyak laporan dari warga, pemerintah kota Depok akhirnya mengambil tindakan. Dinas Perhubungan (Dishub) Depok mengirimkan tim teknis untuk memperbaiki lampu PJU yang mati di sepanjang jalan Curug Agung. Perbaikan dilakukan secara bertahap, dan pada awal Desember 2024, PJU di lokasi tersebut mulai kembali berfungsi.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok, Novianto Riyadi, menjelaskan bahwa keterlambatan perbaikan disebabkan oleh kendala teknis dan anggaran. “Kami memprioritaskan titik-titik rawan kecelakaan, termasuk di Jalan Curug Agung. Perbaikan sudah selesai, dan kami harap ini dapat meningkatkan keamanan pengguna jalan,” ujar Novianto.
Dampak Positif Setelah PJU Menyala
Dengan kembalinya lampu PJU di Jalan Curug Agung, warga setempat merasa lebih aman saat melintas di malam hari. Pengendara motor dan mobil kini dapat melihat jalan dengan lebih jelas, sehingga risiko kecelakaan dapat diminimalisir.
“Sekarang sudah lebih terang. Rasanya lebih aman kalau lewat sini malam-malam,” kata Yanti (29), warga sekitar yang bekerja sebagai penjaga warung di kawasan Curug Agung.
Selain itu, keberadaan PJU yang kembali menyala juga diharapkan dapat mengurangi potensi tindak kriminal di area tersebut. Jalan yang terang memberikan rasa aman lebih bagi warga yang melintasi kawasan itu.
Pentingnya Perawatan Berkala
Kejadian matinya PJU selama hampir setahun ini menjadi pengingat pentingnya perawatan berkala fasilitas penerangan jalan. Pemerintah Kota Depok diminta untuk lebih proaktif dalam memeriksa kondisi lampu jalan di seluruh wilayah, terutama di area-area yang rawan kecelakaan dan kriminalitas.
“Kami mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan jika ada PJU yang mati di wilayahnya. Hal ini sangat penting untuk keselamatan bersama,” tambah Novianto.
Kesimpulan
Setelah hampir setahun tanpa penerangan, lampu PJU di Jalan Curug Agung kini kembali menyala, membawa rasa lega bagi warga dan pengguna jalan. Dengan perbaikan yang telah dilakukan, diharapkan kawasan tersebut menjadi lebih aman dan nyaman untuk dilintasi, terutama di malam hari. Pemerintah Kota Depok juga diharapkan dapat menjaga fasilitas ini dengan baik agar tidak terjadi lagi masalah serupa di masa depan.